
pagi ini aku dijamukan dengan hidangan buah durian segar dari pengkalan berangan.. fuh.. aromanya sudah cukup memukau... apatah lagi apabila dimakan..sedap dan nikmat... tq to mr yuzi kerana sponsor..
TAHUKAH ANDA?
Durian adalah nama tumbuhan tropik yang berasal dari Asia Tenggara, sekaligus nama buahnya yang bisa dimakan. Nama ini diambil dari ciri khas kulit buahnya yang keras dan berlekuk-lekuk tajam sehingga menyerupai duri.
Nama ilmiah durian komersial adalah Durio zibethinus. Jenis-jenis durian lain yang dapat dimakan dan kadangkala ditemukan di pasaran setempat di Asia Tenggara meliputi D. kutejensis (lai), D. oxleyanus, D. graveolens (durian kura-kura atau kekura), serta D. dulcis (lahong).
Banyak orang menganggap buah durian sebagai buah yang enak. Masyarakat sering menyebutnya "raja buah-buahan". Akan tetapi sebagian orang tidak tahan akan baunya dan menganggapnya berbau busuk.
TAHUKAH ANDA?
Durian adalah nama tumbuhan tropik yang berasal dari Asia Tenggara, sekaligus nama buahnya yang bisa dimakan. Nama ini diambil dari ciri khas kulit buahnya yang keras dan berlekuk-lekuk tajam sehingga menyerupai duri.
Nama ilmiah durian komersial adalah Durio zibethinus. Jenis-jenis durian lain yang dapat dimakan dan kadangkala ditemukan di pasaran setempat di Asia Tenggara meliputi D. kutejensis (lai), D. oxleyanus, D. graveolens (durian kura-kura atau kekura), serta D. dulcis (lahong).
Banyak orang menganggap buah durian sebagai buah yang enak. Masyarakat sering menyebutnya "raja buah-buahan". Akan tetapi sebagian orang tidak tahan akan baunya dan menganggapnya berbau busuk.
JENIS-JENIS DURIAN
Terdapat lebih dari 55 jenis durian budidaya. Sejumlah kultivar telah diseleksi dan dianggap unggul dan duperbanyak secara vegetatif. Beberapa di antaranya
'Ligit', dari Kutai
'Mawar', dari Long Kutai
'Sememang', dari Banjarnegara
'Tong Medaye', dari Lombok, NTB
'Ripto', dari Trenggalek
'Gapu ', dari Puncu, Kediri, Jawa Timur
'Hepe', bijinya kempes dengan daging tebal
'Kelud', dari Puncu, Kediri, Jawa Timur
'Salisun', dari Nunukan
'Selat', dari Jaluko, Muaro Jambi
'Bentara', dari Kerkap, Bengkulu Utara
'Bido Wonosalam', dari Jombang, Jawa Timur
'Perwira', dari Simapeul, Majalengka
'Petruk'
'Soya', dari Ambon, Maluku
'Sukun', bijinya kempes dengan daging tebal
'Sunan', dari Boyolali
'Kani' ("chanee", durian bangkok)
'Otong', (alihnama dari durian "monthong", durian bangkok, di Malaysia disebut klon D159)
Beberapa ras lokal belum diseleksi, sehingga masih bervariasi dan keunggulannya belum terjamin. Biasanya dinamakan sesuai lokasi geografi. Beberapa di antaranya adalah
Durian parung
Durian lampung
Durian jepara
Durian palembang
Durian padang
Di Malaysia, durian unggul hasil seleksi diberi kode nomor dengan huruf D di depannya. Beberapa di antaranya adalah
'D24'
'D99'
'D123'
'D145'
'D158'
'D159' (klon sama dengan varietas 'Montong').
'D169'
'Ligit', dari Kutai
'Mawar', dari Long Kutai
'Sememang', dari Banjarnegara
'Tong Medaye', dari Lombok, NTB
'Ripto', dari Trenggalek
'Gapu ', dari Puncu, Kediri, Jawa Timur
'Hepe', bijinya kempes dengan daging tebal
'Kelud', dari Puncu, Kediri, Jawa Timur
'Salisun', dari Nunukan
'Selat', dari Jaluko, Muaro Jambi
'Bentara', dari Kerkap, Bengkulu Utara
'Bido Wonosalam', dari Jombang, Jawa Timur
'Perwira', dari Simapeul, Majalengka
'Petruk'
'Soya', dari Ambon, Maluku
'Sukun', bijinya kempes dengan daging tebal
'Sunan', dari Boyolali
'Kani' ("chanee", durian bangkok)
'Otong', (alihnama dari durian "monthong", durian bangkok, di Malaysia disebut klon D159)
Beberapa ras lokal belum diseleksi, sehingga masih bervariasi dan keunggulannya belum terjamin. Biasanya dinamakan sesuai lokasi geografi. Beberapa di antaranya adalah
Durian parung
Durian lampung
Durian jepara
Durian palembang
Durian padang
Di Malaysia, durian unggul hasil seleksi diberi kode nomor dengan huruf D di depannya. Beberapa di antaranya adalah
'D24'
'D99'
'D123'
'D145'
'D158'
'D159' (klon sama dengan varietas 'Montong').
'D169'




0 comments:
Post a Comment